29 Jun 2012

#PIL BAGI PARA PESIMIS


Iblis kecemasan lebih mampu merusak pencernaan dibandingkan wiski.
Meributkan, menggerutui, menakuti, dan memahami apa? Biasanya tidak ada.
Semua itu murni dan semata adalah bukti kebodohan atau gangguan jasmani.
Tubuh anda dipengaruhi oleh pikiran.
Pikiran anda dipengaruhi oleh tubuh.
Pikiran yang tidak terlatih cemas.
Tubuh yang tidak sakit merangsang kecemasan.
Pikiran seorang pencemas selalu kacau.
Bergulung, menyesaki yang lain tanpa aturan.
Sungguh pikiran yang tak terkendali.


Seorang pencemas tak ubahnya kapal dilautan yang marah,
Terombang-ambing kesana kemari tanpa kendali diri.
Fisik seorang pencemas cenderung kacau, atau membuktikan kelemahan iman terhadap Tuhan dalam wujud kecemasan.
Kecemasan merupakan kenpengecutan jika tubuh anda sebenarnya baik-baik saja.
Dan lagi pula, “Saya tak ubahnya lelaki tua yang terlalu mencemaskan hal-hal yang tak pernah terjadi.
Rasa takut membuat kita beku dan membuat fungsi tubuh bagai ditaruh di kotak pendingin.
Anda berhenti saat merasa takut.
Membuat kaku dan membekukan organ vital seperti barang di lemari es.

Apakah sebenarnya rasa takut itu? Semata-mata, “Saya takut”.
Anda justru menyambut music kehidupan.
Masa depan bukan hari ini, tapi hari ini akan menentukan masa depan anda.
Resah dan takut juga menciptakan masa depan sendiri.
Kalau anda ingin jatuh sakit atau merusak badan anda sendiri, cemaskan dan takutilah segala sesuatu.
Sungguh cara yang pasti untuk menciptakan masa depan berpenyakit. Resapi hal ini.

Kebencian merupakan sikap tak beriman dan menghancurkan tubuh serta pikiran.
Kecantikan hanya “sebatas kulit”, mereka bilang.
Kecantikan yang, “sebatas kulit” benar-benar menjadi “sebatas kulit” sekujur tubuh, disposisi merusak kejelekan di bawah naungan tongkat ajaib kebencian.
Kebencian merupakan kemunduran, merusak, tak beradab, dan menjijikan.
Perempuann di selokan, bahkan yang berstatus paling rendah sekalipun, tak ubahnya ratu bila dibandingkan dengan seorang pembenci.

Anda tak bias menjadi baik.
Anda tak bias jadi rasional.
Anda tak bisa berpikir.
Anda tak bisa makan.
Membenci maka tubuh anda akan menunjukkan bekasnya – begitu pula masa depan anda.
Anda tak bisa melakukan hal baik.
Anda tak bisa berpikir waras dan senantiasa cemburu.
Anda wajib menempatkan pikiran sebagai sesuatu yang sacral
Jika dikotori dengan kecemburuan, anda menjadi jelek, cacat mental, dan tak diinginkan oleh masyarakat.

Keempat hal ini – KECEMASAN, KETAKUTAN, KEBENCIAN, dan KECEMBURUAN – adalah perusak kesehatan.
Tubuh dan pikiran anda harus waras kalau mau sehat.
Tubuh yang tidak sehat menciptakan pikiran yang tidak sehat.
Pikiran yang tidak sehat menciptakan tubuh yang tidak sehat.
Seorang dokter sejati harus mempertimbangkan semua ini.
Pikiran yang baik mengarah pada KESEHATAN, KEMAKMURAN, serta KEBAHAGIAAN.
Pikiran yang buruk mengarah pada PENYAKIT, KEMISKINAN, dan NERAKA.

Pandanglah cermin dan tersenyumlah pada diri sendiri.



BY: J.W WIGELSWORTH, D. N.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar