27 Agu 2011

“SURGA”

Hatiku Gelisa Dan Bertanya-Tanya “Dimanakah Surga Itu?”
“Dimanakah Aku Bisa Melihatnya?”
“Apakah Surga Itu Indah?”
“Apakah Surga Itu Aman?”

Dengan Semakin Gelisanya Hatiku
Tiba-Tiba Ku Teringat Kata Iman Dan Kasih
Bagiku “Imanlah Yang Membawa Hidup Ku Ke Surga”
Dan “Kasih Membawa Surga Ke Dalam Hidup Ku”
“Iman Memberi Ku Kekuatan”
“Kasih Menguatkan Hatiku Yang Lelah”
“Dengan Iman Ku Melihat Tuhan Dalam Dunia Ku”
“Dengan Kasih, Dunia Melihat Tuhan Di Dalam Hidup Ku”

Dengan Yakin Aku Berkata Dalam Hatiku Sendiri
Aku Tak Ragu Dan Gelisa Lagi Dimanakah Surga Itu?
Surga Ada Didalam Hatiku Sendiri
Di Situlah, Tempatnya, Aku Melihat Dirinya.
Dia Tidak Di Tempat Lain.



















By : RLR

27/08/2011

26 Agu 2011

"The Golden Goodbye"

Seorang sahabatku berkata “manusia hidup terkadang membutuhkan The Golden Goodbye
Yang berarti PERPISAHAN EMAS




Aku diciptakan oleh kasih karunia TUHAN
Sebagai kekasih jiwa-NYA,
Yang tidak merencanakan kecelakaan dan meninggalkanku
Oleh orang lain atas nama CINTA.

Jika dia mencintaiku dan menyayangiku
Dia tidak akan mampu menyakitiku
Atau mencelakaiku
Dan terutama tidak akan meninggalkanku
Dan mengatakan bahwa kita sangat berbeda
Dimana Jalanmu bukanlah jalanku
Seperti tingginya langit dari bumi
Demikianlah perbedaan itu

sesungguhnya perpisahan itu adalah PERPISAHAN EMAS
THE GOLDEN GOODDBYE.


AKU BERHAK UNTUK BAHAGIA





Selamat 965 Hari

Saat Pagi Hari Ku Bukakan Pintu Jendelaku
Aku Merasakan Sesuatu Yang Hilang Dariku
Selama 965 Hari Telah Dilewati Dengan Canda, Tawa, Maupun Hal Berdusta Pun
Oleh karena Demi Pertahanan Cinta
Namun Saat Ini, Detik Ini Semuanya Telah Berubah
Entah, Apakah Itu Merupakan Kehendak-Nya Tuhan?
Untuk Kebaikan Kita Masing-Masing Ataukah Bukan?
Kurasa Semuanya Hanya Sebuah Pilihan Hidup

Sekarang Ku Ucapkan Selamat 965 Hari Bagi Mu
Walaupun Ada Duka Yang Di Alami Namun Tetap Kumembesarkan Diri Untuk Mengucapkannya
Hari-Hari Yang Terlewati Selama 965 Hari Bersama Mu Itu Sudah Cukup Bagiku Untuk Bahagia
Senyummu, Baumu, Suaramu Masi Tergiang-Giang Dalam Benakku
Entah, Kapan Akan Hilang Bersama Dirimu

Jiwa Yang Duka Menemukan Ketentraman Manakala Bersatu Dengan Sesamanya
Jiwa-Jiwa Itu Bersatu Dalam Kebersamaan Rasa,
Seperti Seorang Asing Girang Hatinya Manakala Ia Bertemu Orang Asing Lainnya Di Negeri Asing
Segala Hati Yang Disatukan Lewat Dukacita Tak Akan Terpisahkan Oleh Kemenangan Rasa Bahagia
Cinta Yang Dibasuh Oleh Air Mata Akan Tetap Murni Dan Indah Senantiasa.

Oh…Tak Ada Yang Lebih Indah Daripada Hari-Hari Yang Telah Dihiasi Cinta
Sekarang Baru Aku Tahu Bahwa Perbedaan Dalam Cinta Itu Sulit Untuk Disatukan
Kecuali Saling Menerima Dan Menghormati Perbedaan Itu
Aku Bingung Apakah Perbedaan Itu Di Tetapkan Oleh Manusia Ataukah Dari Yang Maha Kuasa?
Sehingga Hal Itu Seolah-Olah Membentengi Hasrat Seseorang Untuk Menujuh Keabadian

Lihat, Aku Hanya Seorang Wanita Yang Mempunyai Hati Nurani Yang Tak Berubah Oleh
Segala Waktu Dan Musim, Bahkan Jika Mati Abadi, Hati Itu Tak Kan Hilang Lenyap.
Aku Akan Tenang Dan Diam Seolah Tak Ada Sesuatupun Terjadi
Karena Datangnya Pergantian Musim Pada Waktunya.

Aku Tidak Dapat Menuai Cinta Sampai Ku Merasakan Perpisahan Yang Menyedihkan
Dan Yang Mampu Membuka Pikiranku, Merasakan Kesabaran Yang Pahit Dan Kesulitan Yang Memilukan.
Dan Terpujilah Cinta Yang Selama 965 Hari Telah Mampu Mengisi Kesepianku, Dan Telah Mengakrabkan Hatinya Dengan Hatiku
Itu Semua“Kan Selalu Berada Dalam Loh Hatiku
Namun Saat Ini Aku Mau Memulai Hidup Baru
Dimana Hidup Yang Lama Akan Menjadi Sebuah Kenangan
Dan Hidupku Yang Baru “Kan Kujalani Dengan Penuh Sukacita

Aku Melupakan Apa Yang Telah Di Belakangku
Dan berusaha tidak mengingat-ingat lagi
Dan Mengarahkan Diri Kepada Apa Yang Di Hadapanku
Dan Berlari-Lari Kepada Tujuan Untuk Memperoleh Hadiah,
Yaitu Panggilan Sorgawi Dari Allah.

Akhir Kata…

Aku Ingin Melihat Senyum Mu Terakhir…Jadi Senyumlah!!!
Senyumlah Untuk Ku…Plisssss…..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Selamat 965 Hari….Moga Bahagia






By: ElR