23 Des 2011

"Doa di Subuh Nan Indah"


Tuhanku, terimakasih buat penyertaan-MU padaku sampai di subuh nan indah ini.
Dan kesempatan ini ku datang lagi tersungkur dibawa kaki-MU.
ku serahkan semua pergumulanku, apapun itu!
Tetes air mata dan ratap tangis ku KAU tahu.

Ohhhhh Tuhanku, genggamlah tanganku,
Jagalah kaki ini yang 'kan melangkah,
Bawalah aku kemana KAU pergi,
Karena hanya di tempat-MU ku merasa damai.

Tuhanku, saatnya kunaikan syukurku pada-MU
Karena betapa indahnya KAU berikan ku kesempatan untuk berbagi dan bercerita dengan sang kekasihku di subuh nan indah ini.
Aku tahu banyak keluh kesah ku padanya, namun baiknya kekasihku itu dia mau menguatkan ku.
makasih sayangku ku ucapkan padamu.

Oohh sayangku, ku bersuka cita karena bisa memilikimu.
Untuk itu ya Tuhanku, berkatilah dan berilah KAMI BERDUA HATI yang KUAT.
Sehingga bisa melewati badai yang bisa menggoyakan hati kami.
Namun tetap kupercaya KAU akan melihat dan melindungi kami.

KAU tahu betapa hatiku sudah terlanjur mencintainya.
Namun cinta ku lebih besaaaar pada-MU Tuhanku.
Aku tak mau KAU cemburu karena sudah berbagi dengan kekasihku, dan melupakan-MU.
Karena ku tahu KAU Tuhan pencemburu.
Ku tak mau murka-MU terjadi pada ku.
Ku mau mengutamakan dari segalanya hanya untuk-MU Tuhanku.

Mampir dan lihatlah doaku.
Mampir dan dengarlah doaku.
Mampir dan jawablah doaku.
karena hanya jawaban-MU _Ia dan Amien_



*23 Des 2011*
By: Lhynox

22 Des 2011

"Honey"

Honey, taukah kamu bahwa aku sangat mencintaimu?
Honey, taukah kamu bahwa kehadiranmu membuatku bahagia?
Honey, taukah kamu bahwa semakin lama ikatan kita ini semakin dekat kearah pelaminan?
Honey, taukah kamu bahwa semakin banyak tantangan kita ini semakin kuat hatiku padamu?

Honey, disaat kulemah, ku teringat apa kata janjimu "BETA SAYANG SE SKALI"
Honey, trimakasih buat cintamu padaku yang tulus itu.
Honey, senangnya hatiku ini melihat kau semakin dekat denganku.
mari, mari, mari, dekatkanlah dirimu padaku.
ohhhh....Indahnya hidup ini bersamamu.

lebih dari dalamnya tubir laut hatiku padamu.
lebih dari segalanya, tak akan kulepas cintamu dari hatiku.
lebih dari, lebih dari semuanya............................




Dps, 22 Des 2011
*RR*

"Kebaikan Orangtua Vs. Balasan kita"

Sekarang coba bayangkan ini:

* Saat kita berusia 1 tahun, orangtua memandikan dan merawat kita.
Sebagai balasannya, kita malah menangis ditengah malam.

* Saat kita berusia 2 tahun, orangtua mengajari kita berjalan.
Sebagai balasan, kita malah kabur ketika orangtua memanggil kita.

* Saat kita berusia 3 tahun, orangtua memasakkan makanan kesukaan kita.
Sebagai balasan, kita malah menumpahkannya.

* Saat kita berusia 4 tahun, orangtua member kita pensil berwarna.
Sebagai balasan, kita malah mencoret-coret dinding dengan pensil tersebut.

* Saat kita berusia 5 tahun, orangtua membelikan kita baju yang bagus-bagus.
Sebagai balasan kita, malah mengotorinya dengan bermain-main dilumpur.

* Saat kita berusia 10 tahun, orangtua membayar mahal-mahal uang sekolah dan uang les kita.
Sebagai balasan, kita malah malas-malasan bahkan bolos.

* Saat kita berusia 11 tahun, orangtua mengantarkan kita kemana-mana.
Sebagai balasan, kita malah tidak mengucapkan salam ketika keluar rumah.

* Saat kita berusia 12 tahun, orangtua mengizinkan kita menonton di bioskop dan acara lain diluar rumah bersama-sama teman kita.
Sebagai balasan, kita malah meminta orangtua duduk di barisan lain, terpisah dari kita dan teman-teman kita.

* Saat kita berusia 13 tahun, orangtua membayar biaya kemah, biaya pramuka,, dan biaya liburan kita.
Sebagai balasan, kita malah tidak memberinya kabar ketika kita berada diluar rumah.

* Saat kita berusia 14 tahun, orangtua pulang kerja dan ingin memeluk kita.
Sebagai balasan, kita malah menolak dan mengeluh, “Papa, Mama, aku sudah besar!”

* Saat kita berusia 17 tahun, orangtua sedang menunggu telepon yang penting,
sementara kita malah asyik menelepon teman-teman kita yang sama sekali tidak penting.

* Saat kita berusia 18 tahun, orangtua menangis terharu ketika kita lulus SMA.
Sebagai balasan kita malah berpesta semalaman dan baru pulang keesokan harinya.

* Saat kita berusia 19 tahun, orangtua membayar biaya kuliah kita dan mengantar kita ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasan, kita malah meminta mereka berhenti jauh-jauh dari gerbang kampus dan menghardik, “Papa, Mama, aku malu! Aku ‘kan sudah gede!”

* Saat kita berusia 22 tahun, orangtua memeluk kita dengan haru ketika kita diwisuda.
Sebagai balasan, kita malah bertanya kepadanya, “Papa,Mama, mana hadiahnya? Katanya mau membelikan aku ini dan itu?”

* Saat kita berusia 23 tahun, orangtua memebelikan kita sebuah barang yang kita idam-idamkan.
Sebagai balasan, kita malah mencela, “Duh! Kalau beli apa-apa untuk aku, bilang-bilang dong! Aku ‘kan nggak suka model seperti ini!”

* Saat kita berusia 29 tahun, orangtua membantu membiayai pernikahan kita.
Sebagai balasan kita malah pindah ke luar kota, meninggalkan mereka, dan menghubungi mereka hanya dua kali setahun.

* Saat kita berusia 30 tahun, orangtua member tahu kita bagaimana cara merawat bayi.
Sebagai balasan, kita malah berkata, “Papa, Mama, zaman sekarang sudah beda. Nggak perlu lagi cara-cara seperti dulu.”

* Saat kita berusia 40 tahun, orangtua sakit-sakitan dan membutuhkan perawatan.
Sebagai balasan, kita malah beralasan, “Papa, Mama, aku sudah berkeluarga. Aku punya tanggung jawab terhadap keluargaku.”

* Dan entah kata-kata apalagi yang pernag kita ucapkan kepada orangtua. Bukan mustahil, itu yang menyumbat rezeki dan kebahagiaan kita selama ini.

SELAMAT HARI IBU….I LOVE YOU --PADRE DAN MADRE--


Dps, 22 Des 2011 @IS@
^RR^

9 Des 2011

DESEMBER

Ada apa di bulan desember?
mereka bilang desember kelabu,
mereka bilang desember ceria,
mereka bilang desember penghujan,
mereka bilang desember akhir tahun,
mereka bilang desember masa-masa natal,
mereka bilang desember naiknya harga barang,
mereka bilang desember banyaknya diskon

Bagiku, desember adalah bulan teristimewa yang ku tunggu-tunggu
Bagiku, desember adalah tawa meledak bahagia dan tangis meneteskan duka meretas luka
Bagiku, desember adalah berkarya sebisa mungkin yang kubisa
Bagiku, desember adalah melepaskan semua kebencian dan kepahitan
dan membiarkan sukacita merajalela dalam hidupku
Bagiku, desember adalah keheningan sesaat sebelum meniup lilin tanpa kue di hadapan kalian
Bagiku, desember adalah ada dan tidaknnya hadiah kado ultah tak masalah,
hanya ucapan syukur dan doa dari keluarga, kawan-kawan, sodara-sodara, pacar dan Semuanya itu lebih dari cukup
Bagiku, desember adalah tidak lagi menerima ucapan selamat ultah dari kakakku tersayang Alm. JR :'(
Bagiku, desember adalah menjalani napas demi napas tanpa perlu tahu apa yang dijanjikan lilin kecil ini,
Dan saatnya ku bercermin.......bahkan umurku yang ke ..("...")..tidak lagi ada :)
Semuanya berlalu begitu saja.

Desember, kuingin membekukan yang cair dan mencairkan yang beku
Desember, kuingin hidupku selalu dalam kebersamaan dan bergandengan tangan dengan sesama
Desember, kuingin pelayananku ke orang-orang lebih lagi
Desember, kuingin pembawa damai dalam diriku
Desember, kuingin pembawa terang diantara kegelapan dunia
Desember, kuingin klak hidupku bahagia dengan pasangan hidupku

Ohhhhh seindah-indahnya dan sematang-matangnya harapanku dibulan desember ini,
Kala TUHAN tidak mengijinkan kandas juga harapanku itu
Jadi biarlah hanya KEHENDAK-MU yang terjadi.

Makasih desemberku, kau sudah menghantarku sampai di tanggal 09 desember 2011
itu adalah anugerah bagiku
Saatnya ku ucapkan bagi diriku "Happy Birthday, RR" ^_^
















---Dps 09122011, Terpesona dengan bulan desember dihari istimewa---