Aku dibawa-Nya ke dalam kegelapan yang tak ada cahaya
Aku ditempatkan-Nya dalam gelap seperti orang yang sudah mati
Aku dipukul-Nya berulang-ulang dengan tangan-Nya tiap hari
Aku dirintangi-Nya jalan-jalanku dengan batu pahat sehingga tak dapat kulalui
Aku dibelokkan-Nya jalan-jalanku, dirobek-robeknya aku
Aku menjadi tertawaan bagi musuhku
Aku dikenyangkan dengan kepahitan
Aku dijadikan sebagai lagu ejekan bagi semua orang
Sanggaku, harapan dan kemasyuranku hilang lenyap dihadapan-Nya
Ingatlah akan sengsaraku dan penggembaraku
Jiwaku selalu teringat akan hal itu
dan tertekan dalam diriku
tetapi aku masi berharap
Tak berkesudahan Kasih setia Tuhan
Tak habis-habisnya rahmat-Nya
Selalu baru tiap pagi
besar kesetiaan-Mu
Tuhan adalah Gembalaku
Tuhan adalah bagianku
Oleh sebab itu dengan yakin aku berharap pada-Nya
Tuhan selalu baik bagi yang berharap pada-Nya
Tuhan selalu hadir bagi yang membutuhkan-Nya
Tuhan selalu menepati janji-Nya
Tuhan selalu menyertai anak-anaknya
Adalah baik menanti dengan diam pertolongan Tuhan
Adalah baik diam dalam perlindungan-Nya
Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan
Karena walaupun Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi, mengasihi, melawat dan memelihara
Karena tidak dengan rela hati Ia menindas
dan merisaukan anak-anak-Nya
Maka saat ini kuatkanlah hati
dan bersukacitalah dalam segala hal
Karena pasti ada penghiburan dalam penderitaan
..................Semoga diberkati..................
------------Inspirasi dari Kitab Ratapan------------
--Salam: R.R--
28 Feb 2011
25 Feb 2011
"Perubahan"
Dulu kita saling berbagi
Dulu kita saling mengisi
Dulu kita saling bercanda
Tapi kenapa sekarang berubah sesolah-olah aku ini musuhmu.
Apakah ada yang salah denganku?
Apakah ada yang aneh denganku?
Apakah aku ini pembuat masalah bagimu?
Apakah kita tak bisa seakrab kayak dulu lagi?
Aku kangen dengan semua canda tawamu
Aku kangen dengan kebersamaan itu
Aku kangen dengan semuanya.
Aku tak mau jadi pesaingmu
Aku tak mau jadi musuhmu
Aku tak mau dibenci olehmu
Tapi
Aku mau jadi saudaramu setia setiap saat
Kawan,
Marilah kita melawan perubahan itu
Lepaskan semua ke-egoisan kita
Lepaskan semua masalah-masalah dahulu
Dan percayalah pasti ada sesuatu yang baru
Ku mau kita saling mengasihi
Aku tak tahu apalah arti perubahan itu
Tapi ijinkanlah aku untuk dimaafkan segala kesalahanku
jika kiranya ada kata-kata dahulu yang menyinggungmu
maafkanlah diriku,
alangkah baiknya kita saling mengampuni
alangkah baiknya kita seperti dulu lagi......
Ingatlah kawan:
Ada teman yang mendatangkan kecelakaan
Tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara
Maka dengan semua perubahan ini kita saling mengkoreksi diri
Dimana keberadaan kita saat ini.
Salam: R.R
Dulu kita saling mengisi
Dulu kita saling bercanda
Tapi kenapa sekarang berubah sesolah-olah aku ini musuhmu.
Apakah ada yang salah denganku?
Apakah ada yang aneh denganku?
Apakah aku ini pembuat masalah bagimu?
Apakah kita tak bisa seakrab kayak dulu lagi?
Aku kangen dengan semua canda tawamu
Aku kangen dengan kebersamaan itu
Aku kangen dengan semuanya.
Aku tak mau jadi pesaingmu
Aku tak mau jadi musuhmu
Aku tak mau dibenci olehmu
Tapi
Aku mau jadi saudaramu setia setiap saat
Kawan,
Marilah kita melawan perubahan itu
Lepaskan semua ke-egoisan kita
Lepaskan semua masalah-masalah dahulu
Dan percayalah pasti ada sesuatu yang baru
Ku mau kita saling mengasihi
Aku tak tahu apalah arti perubahan itu
Tapi ijinkanlah aku untuk dimaafkan segala kesalahanku
jika kiranya ada kata-kata dahulu yang menyinggungmu
maafkanlah diriku,
alangkah baiknya kita saling mengampuni
alangkah baiknya kita seperti dulu lagi......
Ingatlah kawan:
Ada teman yang mendatangkan kecelakaan
Tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara
Maka dengan semua perubahan ini kita saling mengkoreksi diri
Dimana keberadaan kita saat ini.
Salam: R.R
17 Feb 2011
Penuaan Wajah "Di Balik Kaca", "Depan Mata"
Didalam Sekali,
Sayangnya Aku, Dia Tak Tahu
Bumi Pasti Berguncang
Rumput Pasti Menangis
Sakit, Pasti Terasa Sakit
Selalu Di Dalam, Begitu
Kau Sadar, Aku Sadar
Sayangnya, Kita Mengubah diri
Menjadi Tidak Tahu
kalau semua telalu jau ke dalam
pasti akan sangat sulit melihat terang
keluarlah yang berada didalam gelap itu
kau akan tersesat di dalam sana
beranilah, jangan tutupi, mengapa takut
Berotaklah, itulah yang kau percaya
Tapi mungki aku takut
pengecut bagi diri sendiri
tak seberani "Masokhonis"
Aku Pasti Layak Untuk di Tertawai
Tak punya pengertian Tentang Perubahan
sudah redup, tak lama lagi gelap
malam datang lagi,subuh ada lagi
setiap saat begitu
aku masih begitu-beigtu juga
disaat itu juga
waktu serasa berhenti,berjalan di tempat
sudah lama semua ini terbayang tuk di rekam
Sayangnya Aku, Dia Tak Tahu
Bumi Pasti Berguncang
Rumput Pasti Menangis
Sakit, Pasti Terasa Sakit
Selalu Di Dalam, Begitu
Kau Sadar, Aku Sadar
Sayangnya, Kita Mengubah diri
Menjadi Tidak Tahu
kalau semua telalu jau ke dalam
pasti akan sangat sulit melihat terang
keluarlah yang berada didalam gelap itu
kau akan tersesat di dalam sana
beranilah, jangan tutupi, mengapa takut
Berotaklah, itulah yang kau percaya
Tapi mungki aku takut
pengecut bagi diri sendiri
tak seberani "Masokhonis"
Aku Pasti Layak Untuk di Tertawai
Tak punya pengertian Tentang Perubahan
sudah redup, tak lama lagi gelap
malam datang lagi,subuh ada lagi
setiap saat begitu
aku masih begitu-beigtu juga
disaat itu juga
waktu serasa berhenti,berjalan di tempat
sudah lama semua ini terbayang tuk di rekam
3 Feb 2011
HUJAN BERSAMAMU
SORE YANG MENDUNG
AKU DAN KAU KEPANTAI
TAK PERDULI HUJAN AKAN TURUN
DI PANTAI KITA BERMAIN AIR,
BERENANG DAN BERFOTO BERDUA
WAOOO…ASYIKNYA HARI ITU
DUNIA SERASA MILIK KITA BERDUA
HUJAN PUN MULAI TURUN MEMBASAHI BUMI
MENAWARKAN AROMA TANAH BASAH YANG KHAS
MENCIPTAKAN HAWA DINGIN YANG MENGGELITIK SUM-SUM,
GENANGAN AIR PUN MENGALIR SETIAP RONGGA TUBUH
INI KALI PERTAMA HUJAN BERSAMAMU
BERDUA DALAM SATU KENDARAAN
KU PELUK KAU DENGAN HANGAT
MENIKMATI KERASNYA AIR HUJAN
KITA TAK KUASA MENAHAN HAWA DINGIN
DENGAN GEMETARNYA KITA LALUI JALAN
DENGAN TERSENTAK-SENTAKNYA NAFAS KITA
MEMANG HUJAN KALA ITU SANGAT BERBEDA
ENTAH……………
APALAH ARTI HUJAN ITU BAGI KAMI
TAK PERLU DISALAHKAN
KENAPA HUJAN TURUN MEMBASAHI BUMI
SESAMPAINYA DIRUMAH
KITA TAK BERDAYA DENGAN KEDINGINAN ITU
GANTILAH PAKAIANMU
AKU PUN HANYA BISA MENYERUPUT
TEH PANAS HANGATKAN TUBUH
KITA PUN MULAI TEBAR SENYUM SAMBIL TERTAWA
MELIHAT KEJADIAN ITU YANG MAMPU MENCIPTAKAN
SUASANA MANIS DI TENGAH KEHENINGAN
HUJAN MASI TURUN,
MEMBUAT KITA TERASA INGIN CEPAT-CEPAT
BERANJAK KE TEMPAT TIDUR PANJANG,
MEMBUAT KITA TERASA DALAM MIMPI
MENYAJIKAN SUASANA YANG INDAH
DAN AKHIRNYA TERLELAP JUGA DALAM KEHENINGAN MALAM…
NAMUN,
AKUPUN SADAR
SEMUA INI HANYA TINGGAL KENANGAN MANIS
SUNGGUH SANGAT BERHARGA BAGIKU…
DAN BILA KAU JUGA MEMBACANYA,
KUHARAP KAU JUGA BISA MERASAKANYA,
DAN MENYIMPANNYA UNTUKKU…
BY: RR
AKU DAN KAU KEPANTAI
TAK PERDULI HUJAN AKAN TURUN
DI PANTAI KITA BERMAIN AIR,
BERENANG DAN BERFOTO BERDUA
WAOOO…ASYIKNYA HARI ITU
DUNIA SERASA MILIK KITA BERDUA
HUJAN PUN MULAI TURUN MEMBASAHI BUMI
MENAWARKAN AROMA TANAH BASAH YANG KHAS
MENCIPTAKAN HAWA DINGIN YANG MENGGELITIK SUM-SUM,
GENANGAN AIR PUN MENGALIR SETIAP RONGGA TUBUH
INI KALI PERTAMA HUJAN BERSAMAMU
BERDUA DALAM SATU KENDARAAN
KU PELUK KAU DENGAN HANGAT
MENIKMATI KERASNYA AIR HUJAN
KITA TAK KUASA MENAHAN HAWA DINGIN
DENGAN GEMETARNYA KITA LALUI JALAN
DENGAN TERSENTAK-SENTAKNYA NAFAS KITA
MEMANG HUJAN KALA ITU SANGAT BERBEDA
ENTAH……………
APALAH ARTI HUJAN ITU BAGI KAMI
TAK PERLU DISALAHKAN
KENAPA HUJAN TURUN MEMBASAHI BUMI
SESAMPAINYA DIRUMAH
KITA TAK BERDAYA DENGAN KEDINGINAN ITU
GANTILAH PAKAIANMU
AKU PUN HANYA BISA MENYERUPUT
TEH PANAS HANGATKAN TUBUH
KITA PUN MULAI TEBAR SENYUM SAMBIL TERTAWA
MELIHAT KEJADIAN ITU YANG MAMPU MENCIPTAKAN
SUASANA MANIS DI TENGAH KEHENINGAN
HUJAN MASI TURUN,
MEMBUAT KITA TERASA INGIN CEPAT-CEPAT
BERANJAK KE TEMPAT TIDUR PANJANG,
MEMBUAT KITA TERASA DALAM MIMPI
MENYAJIKAN SUASANA YANG INDAH
DAN AKHIRNYA TERLELAP JUGA DALAM KEHENINGAN MALAM…
NAMUN,
AKUPUN SADAR
SEMUA INI HANYA TINGGAL KENANGAN MANIS
SUNGGUH SANGAT BERHARGA BAGIKU…
DAN BILA KAU JUGA MEMBACANYA,
KUHARAP KAU JUGA BISA MERASAKANYA,
DAN MENYIMPANNYA UNTUKKU…
BY: RR
Langganan:
Komentar (Atom)



